Ini adalah masalah mendasar yang sama yang memengaruhi konversi PDF ke Word, dan bahkan lebih penting dalam konteks spreadsheet.
Ketika konverter PDF ke Excel yang dibuat dengan buruk memproses file Anda, konverter tersebut mengambil tangkapan layar dari setiap halaman lalu menempelkannya ke dalam Excel sebagai gambar yang disematkan. Saat Anda membuka file, tampilannya memang seperti spreadsheet. Tabel terlihat dan kolom tampak tersedia. Namun begitu Anda mengklik sebuah sel, ternyata sel tersebut benar-benar kosong. Angka-angka yang Anda lihat hanyalah bagian dari gambar yang berada di atas spreadsheet, bukan data yang ada di dalamnya. Anda tidak dapat menjumlahkan kolom angka tersebut, mengurutkan baris, ataupun menggunakan data itu dalam rumus. Dengan demikian, tujuan utama memiliki file dalam format Excel menjadi hilang.
ilovepdf.biz mengekstrak konten asli dari PDF Anda dan menempatkannya ke dalam Excel sebagai data sel yang sesungguhnya. Angka ditempatkan ke dalam sel angka. Label teks masuk ke dalam sel teks. Baris tabel menjadi baris spreadsheet, dan kolom tabel menjadi kolom spreadsheet. Begitu Anda membuka file hasil konversi di Microsoft Excel atau Google Sheets, Anda dapat mengklik sel mana pun, mengedit isinya, membuat rumus yang merujuk ke sel tersebut, mengurutkan berdasarkan kolom apa pun, memfilter berdasarkan nilai apa pun, serta melakukan semua hal yang biasanya Anda lakukan dengan data yang diketik langsung ke dalam spreadsheet.
Inilah yang membuat hasil konversi benar-benar berguna, bukan sekadar terlihat seperti spreadsheet. Jika Anda perlu melakukan persiapan tambahan pada PDF sebelum mengonversinya, misalnya hanya mengekstrak halaman yang berisi tabel yang dibutuhkan, gunakan alat Split PDF kami untuk memisahkan halaman tersebut terlebih dahulu, kemudian konversikan file yang lebih bersih dan lebih terfokus.